Selasa, 24 Maret 2015

PENGETAHUAN LINGKUNGAN (TUGAS)

B.    TUGAS
1.      Jelaskan pengertian pengetahuan lingkungan dari berbagai sumber!
Menurut Miller (1986), lingkungan adalah kumpulan atau sejumlah kondisi eksternal yang memengaruhi kehidupan individu organisme atau populasi. Menurut Lincoln (1986), lingkungan adalah kondisi fisik, kemis, dan biologis di sekitar organism pada waktu tertentu. Pengetahuan lingkungan adalah IPTEK yang mempelajari tentang proteksi lingkungan dari penyebab potensial aktivitas manusia, proteksi masyarakat dari pengaruh yang merugikan, dan peningkatan kualitas lingkungan untuk kesehatan serta kehidupan yang layak bagi manusia.
                                       
2.  2. Buat studi kasus mengenai lingkungan di sekitar dan upaya kelestarian lingkungan sebagai upaya penanggulangannya!
Di lingkungan sekitar perumahan saya terdapat lingkungan yang jauh dari kata layak. Jika cuaca panas maka keadaan sangat terik dan jika cuaca musim hujan tiba selalu terjadi banjir dan hal ini diakibatkan oleh sedikitnya pohon-pohon yang ada disekitar lingkungan. Hal tersebut tentu saja merugikan lingkungan dan masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Bagaimana cara untuk menanggulanginya agar meminimalkan kejadian yang sering terjadi agar tidak merugikan masyarakat tersebut?
Cara yang dilakukan tentu saja yaitu dengan menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menanam lebih banyak pohon agar jika panas tidak menyebabkan cuaca yang sangat terik dan jika musim hujan tiba akan menyerap air sehingga meminimalisir terjadinya banjir.

3.   3.Sebutkan dan jelaskan serta berikan contoh kasus dari hukum atau pasal perundangan yang berkaitan dengan lingkungan !
Pelanggaran yang dilakukan PT MARIMAS terhadap ketentuan dalam UU No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

            Menurut Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pencemaran adalah dimasukkannnya makhluk hidup, zat, energy atau komponen lain kedalam lingkungan lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.

          Makna dari perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan dan penegakan hukum.
            Namun dewasa ini massih saja terdapat beberapa pihak yang melakukan pencemaran lingkungan hidup, salah satunya yang dilakukan oleh pabrik PT Marimas di Semarang. Mnurut warga, pabrik tersebut telah mencemari aliran sungai disekitar pabrik selama 2 sampai 3 tahun terakhir. Pencemaran semakin parah karena saluran pembuangan limbah jebol dan mengakibatkan bau menyengat dari limbah tersebut. Selain mencemari lingkungan, warga kini kesulitan untuk mencari air bersih karena limbah telah bercampur dengan air sumur. Pencemaran tersebut telah melanggar ketentuan dalam pasal 69 ayat (1) UU No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mana setiap orang dilarang untuk:
a.       Melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran atau perusakan lingkungan hidup
b.      Memasukkan B3 yang dilarang menurut peraturan perundang-undangan kedalam wilayah NKRI.
c.       Memasukkan limbah yang berasal dari luar NKRI.
d.      Membuang limbah ke media lingkungan hidup.
e.       Melepaskan produk rekayasa genetic ke media lingkungan hidup.
f.       Melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
g.      Menyusun amdal tanpa memiliki sertiikat kompetensi amdal.
h.      Memberikan informasi palsu, menyesatkan, menghilangkan informasi.
            Kesimpulannya adalah pabrik PT Marimas telah melanggar beberapa ketentuan dalam pasal 69 UU No. 32 Tahun 2009. Pihak dari pabrik PT Marimas harus melakukan penanggulangan dan pemulihan terhadap lingkungan yang sudah tercemar oleh limbah pabrik tersebut.


PENGETAHUAN LINGKUNGAN (TULISAN)

A.    TULISAN
1.      Menceritakan tentang diri sendiri
Nama                           : Abdul Azis
Jenis Kelamin              : Laki-laki
Tempat Tanggal Lahir: Bekasi, 16 Februari 1995
Alamat                         : Perum Graha Prima Blok IC 220 Tambun Bekasi
Pendidikan                  : 1999-2000 : TK Mutiara Aviralda
                                      2000-2006 : SD Jaya Suti Abadi
                                      2006-2009 : SMPN 1 Tambun Selatan
                                      2009-2012 : SMAN 2 Tambun Selatan
                                      2012-2016 : Universitas Gunadarma
Hobby                         : Bermain music, futsal
Kekurangan                 : Kurang percaya diri, terlalu cepat puas, kurang menghargai
                                     waktu.
Kelebihan                    : Menghargai setiap pendapat orang lain, menerima segala
                                      kritikan untuk diri sendiri, penyabar dalam segala hal.

Kejadian yang membuat orang tua bangga yaitu ketika saya berjuang untuk masuk perguruan tinggi yang saya inginkan selagi dari kecil. Semangat saya waktu itu sudah bulat untuk masuk perguruan tinggi tersebut sampai saya bilang kepada orangtua saya ingin masuk perguruan tinggi tersebut dan orangtua pun mendukung dengan baik. Segala hal sudah saya lakukan sampai mengikuti tes untuk masuk perguruan tinggi tersebut dengan persaingan yang tentu saja bukan hal yang mudah untuk bisa lolos karena saingannya adalah orang-orang dengan kemampuan diatas rata-rata. Sampai pada akhirnya hari pengumuman itupun tiba, saya menantikan hasil terbaik dari tes yang sudah saya ujikan. Hasil tersebut ternyata tidak sejalan dengan apa yang saya duga sebelumnya dan saya belum bisa memenuhi impian saya. Saya tidak pantang menyerah karena masih ada satu hasil lagi yang belum keluar dan saya belum bisa juga memenuhi impian saya kembali. Orangtua saya pun ternyata bangga karena saya punya niat dan semangat yang kuat meskipun pada akhirnya harus menerima keadaan yang berbanding terbalik dengan impian saya.

Kamis, 04 Desember 2014

Metode Penelitian #3

Metode Penelitian Pertemuan 3

"Penelitian Terhadap Perilaku Konsumen dalam Memilih Kendaraan Bermotor"

1. Menetukan Data
    Penggunaaan data adalah berbentuk data nominal yaitu data yang merupakan data angka-angka. Data yang dikumpulkan berupa jawaban responden di bekasi. 

2. Jumlah Sampel
    Sampel yang digunakan adalah berjumlah 20 orang responden yang menggunakan sepeda motor.

3. Populasi
    Populasinya adalah orang yang menggunakan sepeda motor berdasarkan usia tertentu.

4. Metode Pengambilan Data
    pengambilan data dilakukan dengan memberikan pertanyaan kuesioner kepada responden lalu dianalisis dari hasil keseluruhan jawaban responden.

5. Kuisioner
    Kuisioner adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi pertanyaan kepada responden. Skala yang digunakan adalah skala thurstone. Skala thurstone adalah skala penelitian yang menyajikan pertanyaan berbeda kemudian responden diminta memilih pertanyaan yang disetujui. Setiap item pada skala thurstone memiliki hubungan satu sama lain dan memiliki nilai atau bobot tertentu namun responden tidak mengetahuinya. Berikut adalah pertanyaan kuisionerya.

Merk Kendaraan
Design
(MOGE,
FIGHTER
,MATIC
,BEBEK)
MESIN
HARGA BELI
HARGA JUAL
TINGKAT KEPUASAN
TINGKAT KE TIDAK PUASAN
Honda
35%
80 %
55 %
70 %
70 %
30 %
Yamaha
55%
15 %
75 %
40 %
55%
45 %
Kawasaki
55%
35 %
45%
60%
80%
20 %
Suzuki
10%
10%
25%
10%
15%
85 %

Bapak Ibu Yth,Terima  kasih berkenan  menjadi  responden kami. Mohon Bapak/Ibu menuliskan identitas dan jawaban secara lengkap dan benar dengan cara di (X) atau (√).
A.  Identitas Responden     :
Nama              :
Umur              :
Jenis kelamin           :
Pekerjaan         :
B.   Pertanyaan             :
1.  Apakah Merk Kendaraan(Motor) yang saat ini anda miliki ?
A.  Yamaha
B.  Honda
C.  Kawasaki
D.  Suzuki
2.  Sebelumnya anda pernah menggunakan kendaraan(Motor) merk apa ?
A.  Yamaha
B.  Honda
C.  Kawasaki
D.  Suzuki
3.  Sudah berapa lama anda menggunakan kendaraan(Motor) ini ?
A.  1-2 thn.
B.  2-3 thn.
C.  3-4 thn.
D.  5-6 thn.
4.  Motor Type apa yang anda miliki saat ini ?
A.  Matic
B.  Bebek
C.  Fighter
D.  Moge
5.  Apakah ada kendaraan(Motor) lain, jika ada merk apa ? dan jika tidak ada abaikan pertanyaan ini ?
A.  Yamaha
B.  Honda
C.  Kawasaki
D.  Suzuki
6.  Menurut anda motor apa yang lebih unggul dalam segi design, mesin, dan harga ( Jawaban boleh lebih dari satu )?
A.  Yamaha
B.  Honda
C.  Kawasaki
D.  Suzuki
7.  Berapa Penghasilan anda selama sebulan ini ?
A.  1-2  juta.
B.  2-3  juta.
C.  4-5  juta.
D.  5-20 juta.
8.  Apa Alasan anda memilih Merk Tersebut ?
A.  Produknya berkualitas dan Harga jual yang tinggi.
B.  Sudah paham kelebihan dan kekurangan produk tersebut.
C.  Harga Ekonomis.
D.  Hanya mengikuti trend saja.
9.  Apa yang anda cari jika sedang memilih kendaraan ?
A.  Desain yang bagus tapi mesin standart harga ekonomis.
B.  Desain yang biasa saja tapi mesin Berkelas dan harga tinggi.
C.  Desain biasa saja, mesin berkualitas harga ekonomis.
D.  Desain dan Mesin biasa saja harga ekonomis.
10.Bagaimana dengan harga beli kendaraan yang anda miliki saat ini ?
A.  Cukup Mahal
B.  Sangat Mahal
C.  Standar
D.  Cukup Terjangkau
11.Apakah dengan harga tersebut, sesuai dengan  kendaraan yang anda miliki ?
A.  Cukup sesuai dan puas
B.  Sesuai dan puas
C.  Tidak Puas dan sesuai
D.  Kecewa



Kamis, 13 November 2014

PERUMUSAN HIPOTESIS

A. FORMAT HIPOTESIS

Hipotesis atau hipotesa merupakan jawaban sementara yang masih praduga untuk suatu masalah. Dalam hal ini untuk membuktikan keberaran hipotesa, maka perlu dilakukan sebuah penelitian lebih lanjut. Dalam membuat hipotesa yang baik diperlukan beberapa rumusan kriteria yang diantaranya berupa:
-    Pernyataan yang mengarah pada tujuan penelitian
-    Penyataan yang dirumuskan dengan tujuan unutk diuji secara empiris.
-    Berupa pernyataan yang dikembangkan berdasarkan teori-teori yang kuat                                dibandingkan dengan hipotesa rivalnya.

Dalam membuat hipotesa, juga diperlukan format yang baik, diantaranya adalah tentang pernyataan "jika-maka", hipotesis nol dan alternatif, serta hipotesa directional dan non directional.

Contoh Hipotesis Penelitian

Dari ketiga format hipotesa yang baik dan terdiri dari 3 bagian penting diatas, maka akan didapatkan
contoh hipotesa penelitian sebagai berikut:

1. Pernyataan "Jika-Maka"
Contoh:
Jika pegawai mengalami tekanan dalam bekerja yang lebih rendah, maka mereka akan memperoleh kepuasan kerja yang lebih tinggi.

2. Hipotesis Non dan Alternatif
Contoh:
H0 = Tidak ada pengaruh signifikan kenaikan gaji terhadap kinerja pegawai
Ha = Ada pengaruh signifikan kenaikan gaji terhadap kinerja pegawai

3. Hipotesa Directional dan Nondirectional
Contoh:
Ada hubungan langsung variabel gaya kepemimpinan dengan ketidakpastian lingkungan bisnis.

B. RANCANGAN PENELITIAN

1. Tujuan Penelitian
Tujuan dari dilakukannya penelitian yaitu hasil akhir dari penelitian itu sendiri. Jadi fungsinya di samping untuk mengatur proses penelitian melainkan juga bisa dijadikan ukuran keberhasilan suatu penelitian. Tujuan ini dinyatakan berupa pertanyaan ataupun hipotesis.

2. Unit Analisis
Individual. Misalnya ingin mengetahui kepuasan pegawai, maka unit analisisnya adalah individu-individu pegawai.
Kelompok. Misalnya ingin mengetahui kinerja antar departemen atau gugus kendali mutu, maka unit analisisnya adalah kelompok.
Organisasi. Misalnya ingin mengukur kualitas pelayanan kantor X, maka unit analisisnya adalah organisasi.
Benda. Misalnya menilai kualitas susu bubuk untuk bayi, maka unit analisis- nya adalah produk, berupa susu bayi.

3. Dimensi Waktu
Ada dua penelitan yang di kelompokkan berdasarkan dimensi waktu yaitu Cross-Sectional dan penelitian Longitudinal. Penelitian Longitudinal (Longitudinal Research) adalah salah satu jenis peneltian sosial yang membandingkan perubahan subjek penelitian setelah periode waktu tertentu. Penelitian jenis ini sengaja digunakan untuk penelitian jangka panjang, karena memakan waktu yang lama.
Menurut Syukur Kholil Penelitian longitudinal adalah jenis penelitian dan bertujuan untuk mengukur pendapat, sikap atau perilaku sekelompok masyarakat dari waktu ke waktu. Dalam penelitian longitudinal, data dikumpulkan sekurang-kurangnya dua kali, atau dipandang setara dengan dua kali mengumpulkan data. Karena itu, waktu amat penting dalam penelitian longitudinal.

4. Desain Sample
Sampel adalah bagian dari populasi yang dipilih dengan teknik sampling tertentu untuk bisa mewakili atau memenuhi populasi (Nursalam, 2001). Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan purposive sampel yaitu dalam memilih sampel dari populasi dilakukan secara tidak acak dan didasarkan dalam suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri berdasarkan ciri atau sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya (Maleong, 2004).  Penelitian kualitatif tidak mempersoalkan jumlah sampel, informan bisa sedikit atau banyak tergantung dari tepat atu tidaknya pemilihan informan kunci dan kompleksitas serta keragaman fenomena yang diteliti. Dalam mengumpulkan data, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 4 informan dengan memperhatikan kecakupan data dan disesuaikan dengan kemampuan peneliti (Maleong, 2004). Saat mengumpulkan data, peneliti tetap mengoptimalkan informan sebagai obyek penelitian untuk menggali data sampai terjadi saturasi. Penelitian ini kriteria sampel meliputi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi, dimana kriteria tersebut menetukan dapat atau tidaknya sampel digunakan. 

5. Metode Pengumpulan Data
Kita mengenal beberapa teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Sebuah penelitian bisa hanya menggantungkan pada satu cara pengumpulan data, tetapi bisa juga mengkombinasikannya. Misalnya, untuk mencari data dari variable motivasi kerja menggunakan kuesioner, sedangkan untuk mencari data pendapatan, gaji, atau upah, menggunakan teknik observasi.

Kamis, 23 Oktober 2014

METODE PENELITIAN #1

BAB I
PENDAHULUAN


       Latar Belakang
Operator merupakan salah satu faktor sumber daya dalam kegiatan produksi di perusahaan atau pabrik. Operator tersebut melakukan aktivitas-aktivitas atau pekerjaan tertentu yang bertujuan untuk memenuhi kelangsungan atau kebutuhan hidupnya. Aktivitas atau pekerjaan yang dilakukan membutuhkan energi. Energi yang dikeluarkan secara terus menerus akan menimbulkan beban kerja terhadap operator dan dapat menimbulkan kelelahan terhadap aktivitas yang dilakukan tersebut. Kelelahan akan berakibat pada menurunnya produktivitas kerja operator. Berdasarkan masalah tersebut, diperlukan suatu metode untuk mengukur konsumsi energi dan konsumsi oksigen diakibatkan oleh beban kerja dari aktivitas yang dilakukan oleh operator yaitu dengan metode faal kerja atau pengukuran kinerja fisiologi.
Metode pengukuran kinerja fisiologi merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui besar atau kecilnya energi dan oksigen yang dikeluarkan pada saat bekerja berdasarkan denyut jantung dari operator tersebut. Operator membutuhkan waktu recovery untuk mengembalikan energi yang hilang pada saat bekerja. Energi yang cukup dapat membuat pekerjaan lebih cepat, efektif dan efisien.
Pengaplikasian pengukuran kinerja fisiologi dalam laporan akhir yaitu melakukan pengukuran tentang kondisi fisik manusia dengan melakukan percobaan pada aktivitas kerja statis mengangkat dan menahan dumbbell 1 dengan beban 1 kg, 2 kg, dan 3 kg. Pengukuran pada dumbbell 1 dilakukan karena kerja statis tidak memerlukan banyak gerakan, tidak memerlukan waktu yang lama, dan tidak terlalu sulit dalam pengukurannya. Harapan kedepannya melalui pengukuran kinerja fisiologi yaitu kelelahan terhadap aktivitas kerja dapat diminimalisir dan produktivitas kerja meningkat.

       Perumusan Masalah
            Perumusan masalah dibuat untuk merumuskan masalah yang terdapat dalam penulisan laporan akhir. Perumusan masalah yang ada adalah bagaimana mengukur kinerja fisiologi berdasarkan kecepatan denyut jantung, konsumsi energi, konsumsi oksigen saat beraktivitas kerja statis pada dumbbell 1 dan perbandingan antara waktu yang diperlukan untuk istirahat secara teoritis dan secara percobaan yaitu mengangkat dumbbell 1.

       Pembatasan Masalah
            Pembatasan masalah dilakukan agar pembahasan yang ada pada penulisan laporan akhir tidak menyimpang dan tidak keluar dari pokok pembahasan. Berikut ini akan dijabarkan pembatasan masalah dalam pembuatan laporan akhir:
1.        Pengamatan data hanya dilakukan di laboratorium teknik industri ruang J1112 pada hari rabu tanggal 12 maret 2014 pukul 13.30 s.d 15.30 WIB.
2.        Jenis pekerjaan yang dilakukan hanya kerja statis pada dumbbell 1.
3.        Pengambilan data hanya dilakukan satu orang operator berjenis kelamin laki-laki yang berfungsi sebagai timer dan pencatat waktu.
4.        Beban dumbbell 1 yang digunakan hanya beban 1 kg, 2 kg, dan 3 kg.
5.        Aktifitas yang dilakukan yaitu mengangkat dumbbell  1 pada masing-masing berat beban hanya menggunakan tangan dan kaki.
6.        Alat bantu yang digunakan hanya pulsemeter, stopwatch, dan thermometer.
7.        Denyut jantung awal untuk setiap aktivitas hanya sekitar 80-85 denyut/menit.
8.        Data yang diambil saat pengamatan hanya kecepatan denyut jantung awal, denyut jantung setiap melakukan aktifitas, suhu awal, dan suhu akhir.

       Tujuan Penulisan
            Tujuan penulisan dibuat untuk mengetahui tujuan dari penulisan laporan akhir. Berikut ini merupakan tujuan penulisan laporan akhir:
1.        Mengetahui kecepatan rata-rata denyut jantung operator kerja statis pada dumbbell 1.
2.        Mengetahui perubahan temperatur tubuh operator kerja statis pada dumbbell 1.
3.        Mengetahui konsumsi oksigen dan energi yang diperlukan operator kerja statis pada dumbbell 1.
4.        Mengetahui perbandingan waktu recovery teoritis dengan waktu recovery percobaan kerja statis pada dumbbell 1.

ABDUL AZIS
30412011
3ID07